SUMUT PUSARAN ONLINE-Pemerintah pusat bergerak cepat menyelesaikan persoalan tempat tinggal bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan proses konstruksi hunian tetap (huntap) bagi para penyintas dipastikan mulai berjalan sepanjang bulan ini.
Penegasan tersebut disampaikan langsung Wapres saat mendatangi lokasi hunian sementara (huntara) di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Jumat (5/9/2026).
Di hadapan para penghuni huntara yang berasal dari Desa Garoga dan Desa Hutagodang, Gibran menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penanganan tempat tinggal permanen sejak bencana melanda pada akhir November 2025 lalu. Namun, ia menyakinkan bahwa seluruh hak warga untuk mendapatkan tempat tinggal layak dan aman akan segera terpenuhi.
Baca Juga: Gibran Bertolak ke Sumut, Tinjau Huntara dan Huntap Warga Terdampak Bencana
“Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawab mempercepat pembangunan, sehingga semua mendapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” ujar Gibran di lokasi peninjauan, melansir laman resmi Pemprov Sumut.
Lahan 18 Hektare Siap Digarap
Secara teknis, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 18 hektare yang berlokasi persis di samping area huntara Desa Napa. Di atas lahan tersebut, sebanyak 699 unit huntap bakal didirikan untuk menampung seluruh keluarga terdampak.
Wapres menambahkan, selama proses konstruksi huntap berlangsung, pemerintah pusat bersama instansi terkait terus memantau ketercukupan kebutuhan dasar warga yang masih menghuni huntara.
Putra sulung dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu juga menjelaskan, sinergi ini dilakukan agar penanganan pascabencana di Sumut, khususnya di Tapanuli Selatan, tidak mengalami hambatan birokrasi yang berkepanjangan. Menurut Bobby, kepastian ketersediaan lahan menjadi kunci utama agar proses pembangunan unit rumah bisa segera direalisasikan.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sekaligus menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terus berkoordinasi erat dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penyediaan lahan dan pendistribusian bantuan logistik.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumut Bobby Nasution turut memberikan semangat kepada warga yang telah tinggal selama beberapa bulan di Huntara setelah kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga terus memberikan dukungan terhadap proses penyediaan Huntap, termasuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat terdampak.
“Beberapa tempat sudah ada Huntap yang selesai dibangun. Bagi yang belum, pemerintah telah berupaya secepatnya mendapatkan lahan untuk membangun. Salah satunya di sini, sehingga masyarakat mendapat kepastian untuk bisa tinggal di hunian tetap nantinya,” ujar Bobby yang juga kakak ipar Wapres Gibran Rakabuming ini.
Langkah nyata pemerintah ini mendapat sambutan positif dari para pengungsi. Eti, salah seorang warga Desa Napa yang kini menempati huntara, mengaku lega setelah mendapat kepastian langsung dari Wapres.
Ia menceritakan, sebelum fasilitas huntara berdiri, keluarganya harus tinggal di rumah kontrakan dengan skema sewa yang ditanggung oleh pemerintah. Kehadiran huntara dan rencana pembangunan huntap di lokasi yang sama memberikan harapan baru bagi keberlanjutan hidup keluarganya.
Masyarakat kini berharap proses pemancangan tiang pertama hingga rampungnya seluruh unit huntap dapat berjalan sesuai jadwal tanpa kendala teknis di lapangan.***












