Jakarta,— Untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru Bahasa Inggris SMA di Jakarta, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMA DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) berbasis penelitian dan publikasi ilmiah.
Program ini dipimpin oleh Dr Hanip Pujiati sebagai Ketua, bersama dosen peneliti Tara Mustikaning Palupi, M.Hum dan Rika Andayani, S.Pd., M.Pd., serta mahasiswa peneliti Ine Komalasari, Al Wahibi, dan Akifa. Kegiatan ini berlangsung secara luring di SMA 44 Jakarta pada 15 Juni 2026, dilanjutkan dengan sesi daring pada 20 Juli, 27 Juli, dan 7 September 2026.
Dalam sambutannya, Dr. Hanip Pujiati menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata UNJ dalam memperkuat kolaborasi antara kampus dan sekolah. “Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga penghasil pengetahuan baru” ungkapnya. Melalui P2M ini, kata Hanip kami ingin membuka jalan agar guru Bahasa Inggris SMA Jakarta dapat berkontribusi lebih luas di ranah akademik.
Hanip mengungkapkan kegiatan P2M UNJ ini menjadi inspirasi nyata bahwa kolaborasi antara kampus dan sekolah mampu melahirkan guru yang reflektif, produktif, dan siap bersaing di ranah akademik. “Dari ruang kelas menuju jurnal ilmiah, guru Bahasa Inggris SMA Jakarta kini memiliki jalan yang lebih jelas untuk meneguhkan peran mereka sebagai peneliti sekaligus pendidik” ujarnya.
Hanip menjelaskan format kombinasi tatap muka dan online ini dirancang agar guru memperoleh pendampingan intensif sekaligus fleksibel, sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan keterbatasan waktu mereka. “Materi yang disajikan dalam P2M ini disusun secara sistematis dan aplikatif” jelasnya.
Sedangkan pada materi di Bab 1 kata Hanip kami membahas ragam metode penelitian di kelas, mulai dari penelitian eksperimen, korelasional, kualitatif, hingga penelitian tindakan kelas (PTK). “sementara di Bab 2 kami mengupas PTK berbasis lesson study, dengan penjelasan integrasi konsep, tahapan siklus, serta panduan laporan penelitian” ungkapnya.
Sementara di Bab 3 lanjut Hanip, kami memberikan panduan penulisan artikel ilmiah dan publikasi jurnal, termasuk transformasi laporan menjadi artikel, pola retorika IMRAD, dan strategi publikasi. “Dengan materi ini, guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik nyata di kelas dan menghasilkan karya ilmiah yang siap dipublikasikan” jelasnya.
Kerja sama antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNJ dan MGMP Bahasa Inggris SMA DKI Jakarta menjadi kekuatan utama dalam program ini. “Sinergi kampus dan komunitas guru menghadirkan ruang belajar yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan” ujarnya. Sehingga, lanjutnya Hanip Guru tidak hanya mendapatkan bekal metodologis, tetapi juga dukungan moral dan akademik untuk menembus tantangan publikasi ilmiah.
Dengan semangat “Dari Kelas ke Jurnal”, P2M UNJ membuktikan bahwa guru memiliki potensi besar untuk menjadi peneliti reflektif dan penulis produktif. “Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru di seluruh Indonesia untuk terus mengembangkan profesionalisme, memperkuat budaya literasi akademik, dan meneguhkan peran strategis mereka dalam pembangunan pendidikan bangsa” ungkapnya. (*)












