HeadlineNews

Pembukaan Muktamar ke-35 NU Diawali Tahlil yang Dipimpin Syaikhina KH Ali Marzuqi

 

JOMBANG– Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi dibuka oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Dalam prosesi pembukaan, Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, serta Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Sebelum rangkaian utama muktamar berlangsung, suasana khidmat mewarnai kegiatan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Syaikhina KH Ali Marzuqi. Tahlil dan doa bersama tersebut diikuti para ulama, kiai, pengurus NU, pejabat negara, serta tamu undangan yang hadir.

Sejumlah tokoh nasional turut menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 NU. Di antaranya Wakil Presiden ke-13 RI KH Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis, serta Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Niam Sholeh.

Hadir pula mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli.

Dari jajaran pemerintah, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga negara tampak hadir. Mereka antara lain Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Muhaimin Iskandar, Menteri Agama KH Nasaruddin Umar, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Turut hadir Menteri Haji dan Umrah KH Mochammad Irfan Yusuf bersama Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurrahman, Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti, Menkomdigi Meutya Hafid, Mensesneg Prasetyo Hady, Wamensesneg Juri Ardiantoro, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Sejumlah tokoh lainnya juga terlihat dalam kegiatan tersebut, seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid.

Pembacaan tahlil menjadi bagian dari rangkaian pembukaan sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada para ulama serta pendahulu NU. Momentum tersebut sekaligus menjadi ikhtiar spiritual agar Muktamar ke-35 NU berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi, umat, dan bangsa.

Dengan dihadiri berbagai tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat, Muktamar ke-35 NU diharapkan menjadi forum konsolidasi sekaligus momentum untuk merumuskan arah strategis NU dalam menghadapi tantangan umat dan perkembangan zaman.(***)

Related Posts

1 of 410